Lewati ke konten utama

Jelajahi RheCharge

Glosarium EV

Apa itu SoC (State of Charge)

State of Charge (SoC) adalah persentase isi baterai mobil listrik, dari 0% (kosong) hingga 100% (penuh), mirip indikator bensin pada mobil konvensional.

Penjelasan Lengkap

SoC menunjukkan berapa persen kapasitas baterai yang masih tersedia. Baterai 60 kWh di SoC 50% berisi sekitar 30 kWh.

SoC juga memengaruhi kecepatan pengisian. Pada DC fast charging, daya biasanya paling tinggi di SoC rendah dan menurun saat mendekati penuh, terutama di atas 80%. Karena itu waktu 20–80% sering dipakai sebagai patokan.

Banyak produsen menyarankan menjaga SoC harian di kisaran menengah dan mengisi hingga 100% hanya sebelum perjalanan jauh. Ikuti rekomendasi merek mobil Anda.

Poin Penting

  • SoC adalah persentase isi baterai, dari 0% sampai 100%
  • Energi tersisa sama dengan kapasitas baterai dikali SoC
  • Pengisian DC melambat di atas 80% SoC
  • Patokan waktu pengisian DC biasanya 20–80%
  • Ikuti rekomendasi produsen untuk batas pengisian harian

Data & Statistik

  • Hyundai Ioniq 5 (72,6 kWh) di SoC 50%: sekitar 36,3 kWh tersisa
  • 20–80% Hyundai Ioniq 5 di CCS2 DC 40 kW RheCharge: sekitar 1 jam 9 menit
  • Biaya 20–80% Hyundai Ioniq 5: sekitar Rp 124.696
  • Aplikasi RheCharge menampilkan energi yang masuk selama sesi

FAQ: SoC (State of Charge)

Sebaiknya mengisi baterai mobil listrik sampai berapa persen?

Untuk pemakaian harian, banyak produsen menyarankan sekitar 80%, dan mengisi hingga 100% sebelum perjalanan jauh. Rekomendasi pasti ada di buku manual mobil Anda.

Berapa kWh yang dibutuhkan dari 20% ke 80%?

Sekitar 60% dari kapasitas baterai. Untuk baterai 60 kWh, itu sekitar 36 kWh, atau sekitar Rp 102.960 dengan tarif RheCharge.

Apakah aman berkendara sampai SoC 0%?

Sebaiknya tidak. Banyak mobil menyisakan cadangan, tetapi berkendara hingga habis berisiko mogok. Rencanakan pengisian sebelum SoC turun di bawah 10–20%.

Istilah Terkait