Lewati ke konten utama

Jelajahi RheCharge

Glosarium EV

Apa itu DC Fast Charging

DC Fast Charging (DCFC) adalah teknologi pengisian daya kendaraan listrik yang menggunakan arus searah (DC) langsung ke baterai, melewati on-board charger kendaraan. Memungkinkan pengisian 20-80% dalam 15-60 menit.

Penjelasan Lengkap

DC Fast Charging mengkonversi AC dari grid menjadi DC di stasiun charging (bukan di kendaraan), sehingga memungkinkan arus dan tegangan yang jauh lebih tinggi.

Tipe DC Fast Charging: - CCS2: 30-350kW (standar di Indonesia dan Eropa) - CHAdeMO: 50-150kW (digunakan Nissan Leaf, Mitsubishi) - Tesla Supercharger: 72-250kW (jaringan proprietary Tesla)

Keuntungan DC Fast Charging: - Pengisian cepat untuk perjalanan jarak jauh - Tidak memerlukan on-board charger kendaraan - Cocok untuk rest area, highway charging, dan area transit

Catatan: DC charging rutin (setiap hari) dapat mempercepat degradasi baterai. Rekomendasi: gunakan DC fast charging untuk perjalanan, dan AC charging untuk pengisian harian.

Poin Penting

  • DC Fast Charging melewati on-board charger untuk kecepatan maksimal
  • Mengisi 20-80% baterai dalam 15-60 menit
  • Standar CCS2 (Indonesia/Eropa) dan CHAdeMO (Jepang)
  • Lebih mahal per kWh dibanding AC charging
  • Gunakan untuk perjalanan jauh, bukan charging rutin harian

Data & Statistik

  • DC charging melewati on-board charger, sehingga biasanya lebih cepat dari AC
  • RheCharge memakai CCS2 DC 40kW pada lokasi tertentu
  • Tarif DC dan AC di lokasi RheCharge operasional: Rp 2.860/kWh (lihat halaman harga)
  • Gunakan DC saat butuh pengisian lebih cepat; AC untuk berhenti lebih lama

FAQ: DC Fast Charging

Apakah DC fast charging merusak baterai?

Produsen baterai umumnya menyarankan DC fast charging untuk perjalanan, bukan sebagai satu-satunya cara mengisi setiap hari. Ikuti rekomendasi merek kendaraan Anda. AC charging cocok saat mobil terparkir lebih lama.

Kenapa charging melambat di atas 80%?

Baterai lithium-ion menggunakan protokol CC-CV (Constant Current-Constant Voltage). Di atas 80%, charger berpindah ke fase CV yang lebih lambat untuk melindungi baterai. Rekomendasi: isi hingga 80% untuk efisiensi optimal.

Berapa biaya DC fast charging?

Tarif CCS2 DC 40kW di lokasi RheCharge operasional: Rp 2.860/kWh. Biaya sesi mengikuti kWh yang terpakai. Periksa aplikasi atau halaman harga sebelum memulai, karena tarif dapat diperbarui.

Istilah Terkait