Charger Mobil Listrik di Bali
Bali sebagai destinasi wisata internasional dengan target net-zero emission memiliki kebutuhan besar untuk infrastruktur EV charging. Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen mencapai Bali Net Zero Emission 2045 dan mendorong penggunaan kendaraan listrik secara masif. Dengan lebih dari 4 juta wisatawan per tahun dan pertumbuhan EV rental yang mencapai 200% pada 2024, Bali menjadi prioritas ekspansi RheCharge. Lokasi pemasangan charger direncanakan di area wisata utama termasuk Kuta, Seminyak, Ubud, Nusa Dua, Canggu, dan Sanur. Selain itu, RheCharge juga menargetkan lokasi di bandara Ngurah Rai, hotel-hotel bintang lima di sepanjang Nusa Dua dan Jimbaran, serta kawasan wisata cultural Ubud. Dengan dukungan dari program Bali Electric Vehicle yang didukung oleh Kementerian ESDM, infrastruktur SPKLU di Bali diproyeksikan bertambah 300% pada tahun 2026. RheCharge akan menyediakan charger Type 2 AC 22kW untuk charging di penginapan dan CCS2 DC 40kW untuk fast charging di area transit wisatawan.
Segera Hadir di Bali
RheCharge merencanakan ekspansi ke Bali, destinasi wisata internasional Indonesia yang menargetkan net-zero emission. Pemasangan charger EV di area wisata utama Kuta, Seminyak, Ubud, dan Nusa Dua untuk mendukung lebih dari 4 juta wisatawan per tahun dan pertumbuhan EV rental yang pesat.
Mengapa Memilih RheCharge di Bali
Teknologi Terdepan
Charger Type 2 AC 22kW dan CCS2 DC 40kW dengan monitoring real-time 24/7. Uptime 99,9% memastikan ketersediaan charger setiap saat bagi pengguna EV di Bali.
Tarif Transparan
Pembayaran per kWh mulai Rp 2.500 tanpa biaya tersembunyi. Menurut studi PLN (2024), biaya pengisian EV 60-70% lebih murah dibanding bahan bakar fosil, menghemat hingga Rp 5 juta per bulan untuk pengguna aktif.
Lokasi Strategis
Ditempatkan di mall, hotel, dan pusat bisnis premium agar Anda bisa beraktivitas sambil mengisi daya. RheCharge memilih lokasi dengan traffic tinggi dan fasilitas lengkap untuk kenyamanan maksimal.